Warga Ciracas Keluhkan Kerusakan 15 Tahun, Saluran Air 52 Meter di Gang Palem IV Direvitalisasi

Warga Ciracas Keluhkan Kerusakan 15 Tahun, Saluran Air 52 Meter di Gang Palem IV Direvitalisasi
Petugas Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Timur mengerjakan revitalisasi saluran air sepanjang 52 meter di Gang Palem IV, Ciracas.

MEDIALITERASI.CO.ID — Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Timur mengganti saluran air sepanjang 52 meter di Gang Palem IV, RT 08/RW 06, Ciracas, untuk meminimalkan genangan saat hujan. Pengerjaan dimulai Senin (14/9) dan ditargetkan rampung dalam satu bulan, menggunakan U-ditch berukuran 40x40 sentimeter sebagai pengganti saluran lama yang sudah keropos sejak sekitar 15 tahun lalu.

Koordinator Satgas SDA Kecamatan Ciracas Deby mengatakan penggantian saluran eksisting dengan U-ditch bertujuan memperkuat konstruksi sekaligus menambah daya tampung aliran. Menurut dia, saluran lama berupa hong berdiameter sekitar 30 sentimeter sudah banyak yang amblas dan rusak.

"Revitalisasi saluran air dilakukan sepanjang 52 meter di Gang Palem IV, RT 08/RW 06, Ciracas, sebagai upaya meningkatkan kapasitas aliran dan meminimalkan potensi genangan saat hujan," kata Deby di Jakarta, Rabu.

Daya Tampung Saluran Bertambah

Deby menjelaskan, dengan dimensi U-ditch 40x40 sentimeter, fungsi saluran akan lebih optimal karena kapasitasnya meningkat dibandingkan saluran lama. Pekerjaan itu disebutnya efektif mencegah genangan yang selama ini muncul saat curah hujan tinggi.

Untuk pengerjaan, Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Ciracas mengerahkan tujuh personel Pasukan Biru dengan dukungan peralatan kerja manual. Deby meminta warga ikut menjaga kebersihan saluran, terutama dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Usulan Warga Lewat Musrenbang

Revitalisasi ini merupakan tindak lanjut usulan warga melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Artinya, perbaikan saluran masuk dalam daftar prioritas yang diajukan tingkat RT dan RW sebelum dieksekusi dinas terkait.

Ketua RT 08/06 Kelurahan Ciracas, Misar Sulaeman, mengapresiasi realisasi pekerjaan tersebut. Menurut dia, saluran lama sudah lama tidak lagi layak menampung debit air dari permukiman.

"Saluran air lama menggunakan hong berdiameter sekitar 30 sentimeter (cm) yang sudah lama sejak sekitar 15 tahun lalu, banyak kerusakan, amblas, dan keropos," kata Misar.

Harapan Warga Saat Musim Hujan

Misar berharap penggunaan U-ditch dapat meningkatkan kapasitas saluran dalam menampung debit air, terutama saat curah hujan tinggi. Dengan begitu, air hujan maupun aliran dari lingkungan permukiman dapat lebih cepat mengalir.

"Semoga aliran air di lingkungan permukiman dapat lebih lancar dan potensi genangan saat musim hujan dapat diminimalisir," ucap Misar.

Perbaikan saluran di Ciracas menjadi salah satu titik intervensi SDA Jakarta Timur menjelang puncak musim hujan. Warga di sekitar lokasi berharap pekerjaan selesai sesuai target satu bulan agar saluran baru bisa diuji saat hujan deras pertama.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index