Dokter Sarankan Latihan Isometrik untuk Turunkan Tekanan Darah, Wall Squat Cukup 2 Menit

Dokter Sarankan Latihan Isometrik untuk Turunkan Tekanan Darah, Wall Squat Cukup 2 Menit
Dokter Cecep Hermawan mendemonstrasikan gerakan wall squat sebagai latihan isometrik untuk membantu menurunkan tekanan darah.

JAKARTA — Gaya hidup sehat untuk mengendalikan tensi tidak selalu identik dengan lari pagi atau olahraga kardio berat. Sebuah gerakan sederhana yang dilakukan sambil diam menahan posisi tubuh, seperti bersandar di dinding, disebut mampu membantu melenturkan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah.

Hal ini disampaikan oleh dr. Cecep Hermawan melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya. Dalam penjelasannya, latihan isometrik yang mempertahankan posisi tubuh tanpa banyak menggerakkan sendi dinilai punya pengaruh signifikan terhadap kondisi tekanan darah.

Wall Squat: Diam Dua Menit yang Berdampak Besar

Salah satu gerakan yang direkomendasikan adalah wall squat. Gerakan ini dilakukan dengan menahan posisi seperti duduk namun punggung bersandar pada dinding.

"Pertama, wall squat. Tahan duduk di tembok kayak gini dua menit, istirahat dua menit, ulangi empat kali," ujar dr. Cecep dalam videonya.

Menurutnya, jeda istirahat di sela latihan justru menjadi momen krusial bagi tubuh. Saat beristirahat, aliran darah mengalir deras dan memicu produksi nitric oxide yang berperan penting dalam melenturkan dinding pembuluh darah.

Mengapa Gerakan Diam Bisa Memengaruhi Jantung?

Konsep ini kerap dianggap bertolak belakang dengan anggapan umum bahwa menurunkan tensi harus selalu lewat aktivitas fisik yang menguras keringat. Padahal, kontraksi otot statis pada latihan isometrik terbukti memberikan stimulus bagi sistem kardiovaskular.

Riset yang disebutkan dr. Cecep menunjukkan bahwa respons pembuluh darah justru terjadi pada fase pemulihan setelah menahan posisi. Kondisi inilah yang membantu meningkatkan elastisitas pembuluh darah sehingga tekanan darah lebih terkontrol.

Rutinitas yang Disarankan: Tiga Kali Seminggu

Agar manfaatnya terasa, latihan ini tidak perlu dilakukan setiap hari. Cukup rutin tiga kali seminggu, setiap sesi berisi empat repetisi wall squat dengan durasi dua menit per repetisi.

Latihan ini juga dinilai praktis karena bisa dilakukan di dalam rumah tanpa membutuhkan peralatan khusus. Dengan disiplin menjalankan rutinitas ini, pembuluh darah dapat lebih lentur dan risiko hipertensi bisa ditekan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index