Baznas RI dan KBRI Kairo Perkuat Bantuan Kemanusiaan dan Dukungan Mahasiswa Indonesia di Mesir Menjelang Ramadhan

Selasa, 10 Februari 2026 | 15:40:10 WIB
Baznas RI dan KBRI Kairo Perkuat Bantuan Kemanusiaan dan Dukungan Mahasiswa Indonesia di Mesir Menjelang Ramadhan

JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mempererat kolaborasi dengan Kedutaan Besar RI di Kairo, Mesir, untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Gaza. Langkah ini dilakukan menjelang Ramadhan 1447 Hijriah untuk meningkatkan dampak positif bagi rakyat Palestina.

"Alhamdulillah, menjelang Ramadhan ini, Baznas RI melakukan pertemuan dengan Dubes RI di Mesir. Kami membahas terkait koordinasi antara Baznas dan KBRI Kairo dalam penyaluran bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina yang terdampak konflik di Gaza," kata Ketua Baznas RI Noor Achmad melalui keterangan di Jakarta, Selasa, 9 Februari 2026.

Pertemuan ini menunjukkan komitmen Indonesia untuk memastikan bantuan tepat sasaran melalui kerja sama yang terstruktur dengan KBRI Kairo. Kolaborasi ini juga menegaskan posisi Baznas sebagai pengelola zakat yang aktif dalam kegiatan kemanusiaan internasional.

Fokus Penyaluran Bantuan Melalui Mitra Organisasi Kemanusiaan di Mesir

Noor Achmad menjelaskan bahwa berbagai mekanisme penyaluran melalui mitra organisasi kemanusiaan di Mesir menjadi bagian penting dalam strategi Baznas. Penyaluran ini termasuk bantuan tunai untuk warga Gaza yang terdampak konflik.

Dalam pertemuan di Kairo pada Minggu, 8 Februari 2026, pembahasan juga mencakup penguatan sistem distribusi agar bantuan bisa menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan. Pendekatan berbasis mitra lokal diharapkan meningkatkan efektivitas dan efisiensi penyaluran.

Baznas menekankan pentingnya kerja sama lintas institusi untuk memastikan setiap bantuan sampai tepat waktu dan sesuai kebutuhan. Mekanisme ini juga meminimalkan hambatan logistik dan administrasi di lapangan.

Dukungan Khusus untuk Mahasiswa Indonesia di Mesir

Selain bantuan kemanusiaan, Baznas juga menyoroti perlunya dukungan bagi mahasiswa Indonesia di Mesir. Saat ini, jumlah mahasiswa Indonesia di Mesir telah melebihi 15.000 orang, sehingga koordinasi dan layanan pendukung menjadi sangat penting.

Bantuan yang dibahas antara Baznas dan KBRI mencakup Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) untuk 503 mahasiswa. Selain itu, pendirian direktorat khusus urusan mahasiswa menjadi salah satu langkah strategis untuk memastikan pengelolaan bantuan lebih terfokus dan efisien.

Noor juga menekankan pentingnya pengurusan kembali Sekretariat BCB untuk mempermudah administrasi beasiswa. Rencana pendirian Rumah Sehat Baznas (RSB) di Mesir juga menjadi bagian dari upaya memberikan fasilitas kesehatan bagi mahasiswa.

Dukungan ini diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan mahasiswa Indonesia yang tinggal jauh dari keluarga. Baznas ingin memastikan bahwa mahasiswa tetap mendapatkan fasilitas pendidikan dan kesehatan yang memadai selama masa studi.

Apresiasi KBRI dan Dukungan Infrastruktur untuk Layanan Mahasiswa

Duta Besar RI untuk Mesir, Kuncoro Giri Waseso, mengapresiasi langkah Baznas dalam membantu mahasiswa dan warga Palestina. Ia menyoroti dukungan yang diberikan termasuk dua unit bus untuk layanan Seat In Coach (SIC) bagi mahasiswa Indonesia.

Selain itu, Kuncoro menegaskan bahwa Direktorat Timur Tengah, Kementerian Luar Negeri RI, akan mengundang Baznas ke Bogor dalam waktu dekat. Agenda ini terkait pemetaan bantuan yang akan diberikan ke Gaza agar lebih terkoordinasi dan efektif.

Kerja sama ini menunjukkan sinergi antara pemerintah, lembaga zakat, dan diaspora Indonesia di luar negeri. Hal ini juga menjadi bukti komitmen Indonesia dalam menghadirkan bantuan kemanusiaan yang konsisten dan profesional.

Persiapan Ramadhan dan Strategi Bantuan yang Terstruktur

Menjelang Ramadhan, Baznas meningkatkan upaya untuk memastikan semua bantuan tersalurkan dengan baik. Koordinasi dengan KBRI Kairo bertujuan agar distribusi bantuan kemanusiaan berjalan lancar dan tepat sasaran.

Pendekatan strategis ini mencakup pengawasan distribusi, dukungan mahasiswa, dan penguatan mekanisme penyaluran melalui mitra lokal. Baznas ingin memastikan setiap donasi dan zakat yang masuk bisa memberikan dampak maksimal bagi masyarakat Gaza dan mahasiswa Indonesia.

Rencana ini juga mencakup penguatan fasilitas seperti Rumah Sehat Baznas untuk mahasiswa, serta pengelolaan beasiswa yang lebih transparan dan terstruktur. Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Baznas dalam mendukung pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan koordinasi yang baik, Baznas berharap bantuan kemanusiaan dapat menjadi contoh penyaluran yang efektif dan berdampak nyata. Sinergi antara Baznas, KBRI, dan mitra lokal akan menjadi kunci keberhasilan program ini.

Upaya ini menegaskan peran Baznas tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di kancah internasional. Bantuan yang terstruktur dan tepat sasaran menjadi bukti nyata kontribusi Indonesia bagi kemanusiaan global.

Terkini